Kalau semua amalan yang kita lakukan menjadi terbatas karena kekhawatiran kita akan pandangan orang, lantas bagaimana dengan kekhawatiran kita akan pandangan Allah?
Nanti Allah bisa cemburu. Dan cemburunya Allah itu mengerikan akibatnya.
#nampardirisendiri
Thursday, November 12, 2015
Saturday, September 12, 2015
Bisa Saja
Bisa
saja seseorang meninggalkan kesan yang sangat dalam bagi kita, tapi bagi dia
kita hanyalah orang yang sepintas lalu saja dalam hidupnya.
Tidak diingat, tidak dikenang, tidak menjadi apa-apa.
Tidak diingat, tidak dikenang, tidak menjadi apa-apa.
Pergi
Kau pergi. Meninggalkan sejumput
rasa yang asing dan sulit kubaca.
Sebab itu kini aku bertanya: apa maksudmu?
Sebab itu kini aku bertanya: apa maksudmu?
Tapi
kau telah pergi. Hingga tak lagi punya daya untuk menjawab tanyaku, bahkan
untuk sekadar mendengarnya. Jadilah aku masih setia berdiri di sini dan terus
bertanya: apa maksudmu?
Aku
titipkan tanyaku pada Tuhan, yang memergikanmu.
Titipkan
juga jawabmu pada Tuhan, yang menguatkanku.
-Azhar Nurun Ala, dalam Ja(t)uh
Mungkin aku lah yang pergi di sini. Atau barangkali kita, dengan arah yang berbeda. Karena tak seorang pun merasa ditinggalkan dalam hal ini. Tidak denganku, tidak pula kau.
Lapang Dada-Sheila On 7
Apa yang salah dengan lagu ini
Kenapa kembali ku mengingatmu
Seperti aku bisa merasakan
Getaran lagu dan langkah kakimu
Kemana ini akan membawaku
Kau harus bisa bisa berlapang dada
Kau harus bisa bisa ambil hikmahnya
Karena semua semua tak lagi sama
Walau kau tahu dia pun merasakannya
Dijalan yang setapak kecil ini
Seperti ku mendengar kau bernyanyi
Kau tahu kau tahu
Rasaku juga rasamu
Kau harus bisa bisa berlapang dada
Kau harus bisa bisa ambil hikmahnya
Karena semua semua tak lagi sama
Walau kau tahu dia pun merasakannya
Kemana ini akan membawaku
Aku takkan pernah tahu
Kau harus bisa bisa berlapang dada
Kau harus bisa bisa ambil hikmahnya
Karena semua semua tak lagi sama
Walau kau tahu dia pun merasakannya
Na na na na na na na na na na na
Mengirim cahaya untukmu
Kenapa kembali ku mengingatmu
Seperti aku bisa merasakan
Getaran lagu dan langkah kakimu
Kemana ini akan membawaku
Kau harus bisa bisa berlapang dada
Kau harus bisa bisa ambil hikmahnya
Karena semua semua tak lagi sama
Walau kau tahu dia pun merasakannya
Dijalan yang setapak kecil ini
Seperti ku mendengar kau bernyanyi
Kau tahu kau tahu
Rasaku juga rasamu
Kau harus bisa bisa berlapang dada
Kau harus bisa bisa ambil hikmahnya
Karena semua semua tak lagi sama
Walau kau tahu dia pun merasakannya
Kemana ini akan membawaku
Aku takkan pernah tahu
Kau harus bisa bisa berlapang dada
Kau harus bisa bisa ambil hikmahnya
Karena semua semua tak lagi sama
Walau kau tahu dia pun merasakannya
Na na na na na na na na na na na
Mengirim cahaya untukmu
Subscribe to:
Posts (Atom)