“Dek masih nio bakawan, makonyo awak manjauah, makonyo
awak jago jarak”
Ini
gue tulis dalam bahasa Minang (Padang) yang artinya kira-kira begini:
“Karena aku ingin
tetap berteman denganmu, oleh karena itu aku menjauh, aku jaga jarak…”
Gak persis begitu
sih artinya. Karena gaya bahasa daerah kalau
diartikan ke bahasa Indonesia malah akan terdengar lebih kering dan berkurang
maknanya. Jadi kalau ingin mengerti suatu bahasa daerah adalah dengan mempelajari budayanya,
gaya bahasanya, norma dan nilai dalam bahasa daerah tersebut. Menerjemahkan
satu kata per satu kata ke dalam bahasa Indonesia sih boleh, tapi gue rasa kurang efektif. Gak ngena
gitu makna kalimatnya. Makanya gue suka malas banget kalau ada yang nanya arti
lagu Minang ke gue. Gue bisa mengartikan kata per kata, tapi gue gak bisa
menerjemahkan gaya bahasa dan idiom Minang secara tepat ke dalam bahasa
Indonesia. Kalau dalam bahasa Minang lirik (atau suatu
perumpamaan) bisa indah dan kuat maknanya, setelah diartikan ke Indonesia malah
jadi “ini—kalimat—apa—banget—deh”.
***
Terlepas dari masalah
terjemahan bahasa, gue lagi gak—tau—ini—kenapa—sebabnya. Gue gak bisa
menjelaskan secara detail duduk permasalahnnya. Karena akan terlihat jelas
siapa atau apa yang gue bicarakan. Dan gue gak mau menyinggung ataupun melukai
hati siapapun dengan tulisan gue. Tapi paling tidak gue ingin berbagi apa yang
gue rasa sekarang, karena gue harap dengan menulis, beban yang gue rasa bisa
sedikit terlepas.
Well ini tentang seorang teman. Gak usah lo tanya dia cewek atau cowok. Karena kalau udah anggap temen, it’s gotta be universal ‘treat’, nyaris gak ada perbedaan perlakuan gue dengan mereka yang cewek atau cowok. Kecuali yang sifatnya fisik tentu saja.
Sehubungan dengan quote tadi, pernah gak sih ngerasa, terkadang untuk menjaga sesuatu agar tetap tinggal di sisi
kita, maka yang kita lakukan adalah melepaskannya. Maka itulah yang gue lakukan
sekarang. Untuk tetap dekat dengan dia, untuk tidak kehilangan dia, maka gue
harus jaga jarak dan menjauh pada batas yang sewajarnya. Gue gak mau dia yang
menjauh dari gue, jadi ada baiknya ada gue ambil langkah terlebih dahulu. Gue lah
yang menjauh dan menjaga jarak.