Showing posts with label skripsi. Show all posts
Showing posts with label skripsi. Show all posts

Friday, April 7, 2017

Galeh House: Alternatif Games Cafe Seputaran Kampus UR



Gila udah lama banget gue gak ngapdet blog.

Kayaknya gue kemaren kelamaan move on dan sekarang kelamaan revisi skripisi sehingga keliatannya kayak lagi sok-sok an mengisolasi diri dari dunia wahahaha. Baik itu dunia nyata maupun dunia maya -___- Tapi berhubung pada waktu itu gak ada yang peduli dan gak ada yang nyariin, sebagai manusia sosial (media) biasa, akhirnya gue gak tahan dong buat gak buka instagram, yang akhirnya membuat gue kembali mengaktifkan semua social media, dan ngeliat seberapa banyak orang-orang nyariin gue.

Ternyata tetap gak ada yang nyariin.

Fiuuh -___-

Tapi berbekal keyakinan bahwa eksistensi gue sebagai manusia tidak digantungkan pada sosial media dunia maya, gue pun gak ambil pusing banget. Toh semuanya sudah kembali baik-baik saja dan semua orang sudah bahagia-bahagia saja wahahaha *ketawa getir *sudah move on *tapi masih skripsi *ya Allah.

Btw, gue mau nulis soal tempat makan baru di sekitar Universitas Riau, kampus Panam. Sebenarnya gue merasa selalu ada tempat makan baru terus di sekitaran kampus gue, berhubung sekarang ini era-eranya café-café unyu nan fotoable dan upload-able bisa berada dimana-mana. Kali ini gue bahas café yang gue kunjungi beberapa waktu yang lalu: Galeh House. Berada di Jalan Balam Sakti, sekitar 300-an meter dari arah jalan Soebrantas, masih sejajaran sama pagar samping RSJ Tampan.

Wednesday, August 17, 2016

#BOTD : Breakfast of The Day╭(^▽^)╯

We don't need caption. We only need to eat them all :3

Satu kotak Ultra Milk Coklat Low Fat 250 ml, satu botol You-C1000 edisi Manchester United (Yey!) 500 ml dan satu kotak Roti Jala Kuah Santan.

Gak penting banget kan?(-_\)

Tapi berhubung gue bahagia, ini jadi penting banget.

Btw, ini salah satu cara memerdekakan diri dari tuntutan skripsi. Karena mengerjakan skripsi butuh energi. Sebagian besar energi habis di depan laptop buat berpikir dan menganalis. Dan sebagian (besarnya) lagi energi habis buat menjawab pertanyaan 'kapan wisuda', 'mana pendamping wisuda', ataupun 'skripsi udah sampai mana'. Haha. Sampai mana? Sampai udah nyerah dan mau nikah aja rasanya.(/.\)

udah gitu aja. Selamat sarapan teman teman. Ini sarapanku, mana sarapanmu?



-------------------
Ps: tulisan ini ditulis sebagai penawar letih saat mengerjakan skripsi. Bisa juga disebut sebagai 'pengalihan isu' :D

Monday, August 15, 2016

Malah 'Seperti Ini'

Setelah lama tidak ada 'kabar',
setelah constantly checking tiap hari 'tanpa hasil',
setelah sedemikian risau tanpa tahu harus 'berbuat' apa..

kabar pertama yang aku dapat malah 'seperti ini'.

Ya Allah, ke-alay-an macam apa lagi yang menimpa hamba?(/。\)



*sumpah ini iseng banget muahahaha (≧∇≦)/

-------------------
Ps: tulisan ini ditulis sebagai penawar letih saat mengerjakan skripsi. Bisa juga disebut sebagai 'pengalihan isu' :D

Sunday, August 14, 2016

Karena Saya Perempuan, Oleh Karena Itu...

Suatu hari bersama partner.

Saya : "Abang ngapain lah celana pendek gini aja harus merek Rei? Celana pendek doang ini.
Dia    : "Putri itu perempuan, gak bakalan ngerti.
Saya : "Hah??" 😲



-------------------

Ps: tulisan ini ditulis sebagai penawar letih saat mengerjakan skripsi. Bisa juga disebut sebagai 'pengalihan isu' :D

Saturday, August 13, 2016

Kalau Diizinkan Peduli

Instagram caption of lolanyunyu


Kita mungkin memang tidak pernah menyilangkan jari, karena kita tidak pernah menyentuhkan jari kita satu sama lain. Kita memang tidak pernah berjanji "selalu ada karena Allah", karena yang berjanji seperti itu hanyalah aku, dan bukannya kamu. Kita tidak mungkin saling mendekap, karena memang agama kita tidak mengizinkan untuk itu.

Dan aku tidak mengharapkan janji apapun dari kamu.

Tapi jika diizinkan, sungguh itulah yang akan aku lakukan. Aku tidak peduli lagi dengan tetek bengek hidupmu yang Masya Allah sekali, sulit dimengerti.  Aku tidak peduli lagi seperti apa lawakan yang bisa membuatmu tertawa. Aku tidak peduli lagi jika kamu tiba tiba canggung atau cenderung sarkas, atau menganggapku tidak ada. Aku tidak peduli. Tidak ada bedanya bagiku. Tapi aku tetap tak bisa berhenti peduli saat kamu sedang kesulitan, tidak bisa mencegah diri untuk tetap peduli saat kamu sakit, tidak bisa pura-pura tidak tahu saat sesuatu yang buruk terjadi padamu.

Aku mungkin tidak peduli lagi apapun yang membuatmu bahagia, karena kamu bisa mencarinya pada semua orang, semua gaya hidup, semua tempat. Maka kamu tidak membutuhkannya dariku, begitu pula aku yang cara berbahagianya beda darimu, maka aku tidak perlu mencarinya darimu. Dan aku benar-benar baik baik saja dengan kondisi seperti ini.

Tapi aku tidak bisa berhenti peduli jika sesuatu yang buruk terjadi padamu. Entah bagaimana tangan akan menggapai, entah bagaimana doa akan sampai, entah bagaimana usaha menolongmu bisa tercapai.

Kalau terjadi sesuatu yang buruk padamu, dan jika memang diizinkan peduli, sungguh itu yang ingin aku lakukan.

***

Which one: this is fiction or no?


-------------------
Ps: tulisan ini ditulis sebagai penawar letih saat mengerjakan skripsi. Bisa juga disebut sebagai 'pengalihan isu' :D