Saturday, September 12, 2015

Bisa Saja



Bisa saja seseorang meninggalkan kesan yang sangat dalam bagi kita, tapi bagi dia kita hanyalah orang yang sepintas lalu saja dalam hidupnya.
Tidak diingat, tidak dikenang, tidak menjadi apa-apa.

Pergi


Kau pergi. Meninggalkan sejumput rasa yang asing dan sulit kubaca.
Sebab itu kini aku bertanya: apa maksudmu?
 
Tapi kau telah pergi. Hingga tak lagi punya daya untuk menjawab tanyaku, bahkan untuk sekadar mendengarnya. Jadilah aku masih setia berdiri di sini dan terus bertanya: apa maksudmu?

Aku titipkan tanyaku pada Tuhan, yang memergikanmu.
Titipkan juga jawabmu pada Tuhan, yang menguatkanku.


-Azhar Nurun Ala, dalam Ja(t)uh


Mungkin aku lah yang pergi di sini. Atau barangkali kita, dengan arah yang berbeda. Karena tak seorang pun merasa ditinggalkan dalam hal ini. Tidak denganku, tidak pula kau.

Lapang Dada-Sheila On 7

Apa yang salah dengan lagu ini
Kenapa kembali ku mengingatmu
Seperti aku bisa merasakan
Getaran lagu dan langkah kakimu
Kemana ini akan membawaku

Kau harus bisa bisa berlapang dada
Kau harus bisa bisa ambil hikmahnya
Karena semua semua tak lagi sama
Walau kau tahu dia pun merasakannya

Dijalan yang setapak kecil ini
Seperti ku mendengar kau bernyanyi
Kau tahu kau tahu
Rasaku juga rasamu

Kau harus bisa bisa berlapang dada
Kau harus bisa bisa ambil hikmahnya
Karena semua semua tak lagi sama
Walau kau tahu dia pun merasakannya

Kemana ini akan membawaku
Aku takkan pernah tahu

Kau harus bisa bisa berlapang dada
Kau harus bisa bisa ambil hikmahnya
Karena semua semua tak lagi sama
Walau kau tahu dia pun merasakannya

Na na na na na na na na na na na
Mengirim cahaya untukmu