Monday, May 18, 2015

Hello, blog!



Hello blog.

Now I just arrived at home, tired and hungry. Instead of sleeping and taking rest, I am looking at you. Typing on your page. I don’t know how far I am still fine now. I think, I’m  going to be crazy for everything that had happened before and for whatever probably going on after .. uh, uh. Exactly I don’t know the reason why I’m going to be crazy -..- Fajar has text me, warned about PKTI propose that should be ready to bring up tomorrow. At the same time, I have to finish my arch designing and make sure it’s gonna be awesome and beautiful as same as the others wish to me. At least, if the arch can standing without some problem, it’s really enough to me. No need being awesome and pretty, just standing effectively for a whole day, it’s enough. My challenge writing deadline haunts me every single time and feels like a big disappointment if I can’t finish these all. How could I say myself as writer and tellers of tales, if only for these challenge, I choose to giving up, without trying. How about college and KKN? Forget it. I will start to think about it, when the May has finished and June has started herself.

Everything has really fed me up .-.

there is no time


Mirror: "Because everyone has their own business, darling. There is no time to help or worry about yours. And there is no time to sorry about. Please understanding. It’s time to be stronger more than yesterday. Keep holding on!"

Tuesday, May 12, 2015

Apa yang saya lakukan beberapa tahun terakhir? Saya mungkin sedang memperjuangkan sesuatu yang tidak pernah saya inginkan, mengejar sesuatu yang tidak pernah saya cintai, melakukan pencapaian yang tidak akan membuat saya bangga, sekuat apapun saya berusaha. Seperti membohongi diri sekian lama. Seperti mengalami kehilangan sekian lama. Seperti mengalami kerinduan sekian lama. Tapi pasti ada maksud dibalik tiga tahun terakhir ini. Satu detik saja tidak pernah sia-sia. Apalagi tiga tahun. Semoga cepat saya memahami maksud dibalik ini semua. Allah jauh lebih mengetahui, sedangkan manusia tidak mengetahui apa-apa.

Lindungi hamba dari putus asa, Ya Allah. Tidak ada hidup yang sia-sia. Diinginkan ataupun tidak jalan yang diberikan, hidup tidak akan pernah sia-sia.

Friday, May 8, 2015

Workaholic For Creative-Homepreneur



Baiklah. Saya benar-benar terbayang apa yang ada di kepala-orang-orang jika seorang calon sarjana berencana akan bekerja di rumah.

Yaelah bekerja di rumah. Bilang aja cuci piring, gitu
“Bekerja di rumah?  Maksudnya belum dapat kerjaan?”
 “IPK-nya rendah kali, makanya gak keterima dimana-mana.”

Monday, May 4, 2015

Kau jauh lebih mengetahui apa yang baik dan apa yang tidak baik bagiku.
Sedangkan aku tidak mengetahui apa-apa.

Sunday, May 3, 2015

Luka Ini Kecil Saja…



Akhir-akhir ini saya mendapati kondisi tubuh saya sedikit kurang baik, meriang—apapunlah arti meriang itu. Semua persendian saya pegal-pegal, makan tidak enak, tidur apalagi. Saya sudah menduga darimana sumbernya. Beberapa luka—well, dalam artian sebenarnya hahaha—menganga lebar dan sedang dalam tahap proses penyembuhan awal. Tahu sajalah seperti apa luka yang masih fresh dan kondisinya belum begitu baik. Apalagi kalau lukanya ada di lutut (paling parah) dan di siku. Tempat-tempat paling strategis untuk memperlama penyembuhan luka. Belum lagi ditambah beberapa memar dan luka-luka kecil lainnya. Saya tidak tahu ternyata kondisi saya sampai separah itu, dan pada hari itu saya masih happy-happy saja dengan segala macam aktifitas. Sampai baru nyadar satu hari setelahnya, “Kok sampai begini banget?” -__- Dan sambil membereskan tetek bengek luka-luka ini saya justru kepikiran banyak hal.