Saturday, August 23, 2014

-My Name Is Khan, and I Love You :3



Wuaaah ini film yang udah lama banget gue tonton dan tiba-tiba ingat gue pernah screenshoot kata-kata Khan yang dia tulis dalam notebooknya saat Khan lagi duduk di halte. Setelah gue cari-cari, bongkar-bongkar file, baru gue ketemu screenshoot diatas. Setelah kalimat “My Name is Khan, and I am not terrorist”, kalimat diatas menjadi kalimat favorit gue. Kemudian kalimat “Maukah kau memelukku? Dua menit?”

Friday, August 22, 2014

Quote: Korelasi Masalah dan Perasaan




Gue akan menulis sesuatu di posting ini, dengan topik yang lebih spesifik. Tapi gue hutang dulu karena lagi sibuk dengan persiapan kuliah semester 5, gak bisa siap sekarang. Lebih tepatnya perasaan gue yang gak siap. Sedangkan sekarang-sekarang ini adalah masa-masa yang tak boleh terganggu oleh perasaan. Harus steril dan netral. Tunggu setelah gue siap ngisi KRS yang tak berkesudahan ini. Setelah itu, terserah!



Sunday, August 17, 2014

Dirgahayu Indonesia ke 69!


 
Maaf gue cuma bisa kasih gambar sederhana, dengan kemampuan seadanya. Itupun udah susah banget bikinnya -__- Iya kemampuan seadanya, tapi suka maksa buat beli spidol warna, crayon, kertas-kertas, dan teman-temannya.

 Dan oya gue lagi di Pekanbaru rencananya mau ngisi KRS yang bertepatan dengan HUT RI ini. Tapi entah apa pasal diundur jadi tanggal 19. Tau gini kan bagusan lama-lama aja dulu di Padang.

Comeback!

Hahaha seriusan nih kayak orang terisolir beberapa bulan terakhir gegara gak punya koneksi internet dan jaringan yang oh-where-have-you-been. Well udah lama juga gue gak ngapdet blog gegara hal ini. Padahal banyak banget yang ‘amazing’ terjadi beberapa waktu terakhir, sampai gemes gue mau ceritainnya di blog. Tapi berhubung koneksi internet gak ada.. yaaa begitulah .__. *adaa aja alasannya.

Sooo kalau gue mau tiba-tiba borong postingan harap dimaklumi aja yaa. Well, kalau gue juga gak jadi posting apa-apa, harap dimaklumi juga -__- harap dimaklumi kemalasannya.

Monday, August 4, 2014

Post-It Quote: Tere Liye-Tetaplah Dalam Hati Kita Saja...








“Ada orang-orang yang boleh jadi sebaiknya cukup menetap dalam hati kita saja, tapi tidak bisa tinggal dalam hidup kita. Maka, biarlah begitu adanya, biar menetap di hati, diterima dengan lapang. Toh, dunia ini selalu ada misteri yang tidak bisa dijelaskan. Menerimanya dengan baik justeru membawa kedamaian.”

-Darwis Tere Liye


Keputusan dan Emosi




Keputusan yang dibuat saat emosi—emosi apapun, marah, sedih, gembira—sering kali terasa mantap. Terasa tidak ada seorang pun atau satupun yang bisa mengubahnya. Tapi besoknya setelah lebih stabil, keputusan tersebut sering kali juga akan disesali, "Kenapa kemaren saya cepat sekali membuat keputusan seperti itu?"