Sunday, April 30, 2017

Es Oyen yang Melegenda (Kampus UR Panam, Pekanbaru)



Bagi kamu-kamu yang kuliah di Universitas Riau atau tinggal di sekitar kampus Universitas Riau rasanya tidak akan asing lagi dengan minuman es yang satu ini: Es Oyen Bunda di dekat pagar FKIP Universitas Riau. Setau saya ini Es Oyen pertama yang ada di Pekanbaru… atau minimal di sekitar kampus Universitas Riau lah (maaf kalau salah, saya kurang gaul memang ._.)
 
Es Oyen ini sempat heboh dibicarain orang sekitar tahun 2013 atau 2014. Pertama karena namanya aneh, kemudian saking ramenya yang membeli, kemudian ternyata rasanya yang memang enak. Pas awal-awal buka dulu, ada teman yang nawarin diri pergi membeli, tapi kembalinya lama banget, ada kali sekitar satu jam kemudian. Sampai lumutan kami di sekre nungguin mereka.

Friday, April 7, 2017

Tumis Cumi Telur Puyuh Saus Tiram-Ala Anak Kos


Ini resep affordable banget buat anak kos yang maunya makan enak tapi murah dan gampang. Bikin ini mendadak pas lagi keukeh pengen masak, trus nyari bahan malam-malam (jalan kaki dan hujan T.T). Ketemu lah sama cumi imut-imut masih seger ‘cuma’ 5 ribu satu ons. Satu ons-nya bisa dapat 5-7 ekor cumi. Gatau harga sih sebenarnya. Tapi teteup. Bahagia :D Here we gooo…

Galeh House: Alternatif Games Cafe Seputaran Kampus UR



Gila udah lama banget gue gak ngapdet blog.

Kayaknya gue kemaren kelamaan move on dan sekarang kelamaan revisi skripisi sehingga keliatannya kayak lagi sok-sok an mengisolasi diri dari dunia wahahaha. Baik itu dunia nyata maupun dunia maya -___- Tapi berhubung pada waktu itu gak ada yang peduli dan gak ada yang nyariin, sebagai manusia sosial (media) biasa, akhirnya gue gak tahan dong buat gak buka instagram, yang akhirnya membuat gue kembali mengaktifkan semua social media, dan ngeliat seberapa banyak orang-orang nyariin gue.

Ternyata tetap gak ada yang nyariin.

Fiuuh -___-

Tapi berbekal keyakinan bahwa eksistensi gue sebagai manusia tidak digantungkan pada sosial media dunia maya, gue pun gak ambil pusing banget. Toh semuanya sudah kembali baik-baik saja dan semua orang sudah bahagia-bahagia saja wahahaha *ketawa getir *sudah move on *tapi masih skripsi *ya Allah.

Btw, gue mau nulis soal tempat makan baru di sekitar Universitas Riau, kampus Panam. Sebenarnya gue merasa selalu ada tempat makan baru terus di sekitaran kampus gue, berhubung sekarang ini era-eranya café-café unyu nan fotoable dan upload-able bisa berada dimana-mana. Kali ini gue bahas café yang gue kunjungi beberapa waktu yang lalu: Galeh House. Berada di Jalan Balam Sakti, sekitar 300-an meter dari arah jalan Soebrantas, masih sejajaran sama pagar samping RSJ Tampan.

Wednesday, October 19, 2016

"Tuhanmu lebih mengetahui apa yang di dalam hatimu..." (QS. Al-Isra : 25)

Genggam kuat-kuat keyakinan kita akan Allah di hati kita, pe. Gapapa. Ada Allah bersama kita. Ada Allah dalam setiap perjuangan kita. Ada Allah yang akan melihat bagaimana setiap harinya kita bergerak, kita maju, kita mencoba menyembuhkan. Ada Allah yang mengerti apapun yang tak bisa kita terjemahkan dalam hati kita, yang mendengarkan sekalipun dalam setiap simpuhan sepi, tidak lagi kata-kata yang bisa keluar, tidak ada lagi yang mampu diucapkan selain 'Allah...'.

Masih ada Allah bahkan di saat seluruh dunia tak lagi sudi menghiraukan keberadaan kita. 

Biarlah di mata manusia buruk dan hina kita, tapi di hadapan Allah, Allah sudah melihat seberapa besar kita berjuang mengusahakan yang terbaik yang kita bisa. Sekalipun dengan hanya satu senyuman, satu sapaan, satu tindakan, satu titik air mata yang ditahan, ataupun sepatah doa yang diucapkan berulang-ulang, latah, tak bosan-bosan.

Biarlah macam manusia yang salahnya tak termaafkan di hadapan dunia, tapi di mata Allah, Allah sudah mengetahui seberapa memohonnya kita atas setiap ampunan untuk setiap dosa dan kesalahan yang kita perbuat.

Ada Allah, pe. Dan cukupkanlah Allah saja dalam hatimu.